LADY GAGA, ILLUMINATI DAN NEW WORLD ORDER
Penyanyi kontroversial, Stefani Joanne Angelina Germanotta, yang lebih dikenal dengan nana Lady Gaga, adalah salah satu icon baru di bidang budaya dan entertain, sehingga penyanyi tersebut dijuluki dengan Ratu Illuminati, Boneka Illuminati, dan lain sebagainya. Ratu Illuminati, berarti kehadiran Lady Gaga merupakan bagian dari program Illuminati, sebuah gerakan Zionis Yahudi dalam penaklukan dunia, baik dalam politik, ekonomi, budaya, teknologi dan agama. Mengapa agama, sebab bagi gerakan Zionis Yahudi, dalam tatanan dunia baru yang ada hanya agama yahudi, sedangkan agama lain, seperti agama Islam, Kristen, dan lain sebagainya harus dihancurkan dan penganutnya dirubah menjadi agama baru yaitu agama penyembah syetan yang mereka sebut dengan Kabbala. Oleh sebab itu Kabbala menurut Theodore Reinach : Kabbala adalah racun tersembunyi yang memasuki pembuluh darah agama “ ( Harun yahya, Global Freemasonry, hal.27) Oleh sebab itu dalam penampilan Lady Gaga sarat dengan symbol-simbol Kabbala, seperti Mata Satu, Dua Tanduk, demikian juga dalam lirik nyaniannya penuh dengan kalimat Dia ( si mata satu , alias Dajjal, Lucifer ) dan kalimat anti agama ( AntiChrist ) dan dalam judul lagunya terdapat kata-kata “ Way “. Sebagaimana disebutkan dalam Wikipedia, Way adalah nama salah satu dari kitab suci Kabbala. Itulah sebabnya mengapa diantara judul lagu Lady Gaga adalah ‘ Born This Way “, dengan lagu ini akan lahir generasi kabbala, generasi anti agama, penyembah syetan dan pemuja seks dan hawa nafsu. Terbukti dalam lirik lagu tersebut terdapat kalimat : “…No matter gay, straight, or lesbian, transgendered life…I’m on the right back, baby I wash born ti survive.” (Tidak peduli gay, lurus, lesbian, kehidupan transgender. Saya di jalur yang benar…)..lirik-lirik ini mengajak kepada generasi muda untuk menjadi generasi bebas seks, generasi homo, gay,lesbi dan heteroseksiual, generasi yang tidak memperdulikan kembali nilai-nilai agama, inilah generasi masyarakat baru dunia, masyarakat yang kosong daripada nilai (freedom society) dan tunduk dibawah tangan-tangan tersembunyi yang dikontrol oleg gerakan zionis illuminati yahudi. Iluminati bertujuan untuk menguasai dunia dengan berusaha mendirikan dunia dengan satu pemerintahan (New World Order). Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan menguasai seluruh saluran media massa, baik media elektronik maupun cetak, dan menyusupkan gagasan-gagasan mereka diantaranya lewat media musik guna membentuk opini publik.
Gerakan Zionis, dengan organisasi bawah tanahnya seperti freemasonry dan illuminati selalu menciptakan sosok-sosok baru dari berbagai bidang untuk dijadikan idola yang kemudian menjerat lawan-lawannya, baik dalam bidang Politik, Budaya, Ekonomi, dan lain sebagainya. Di bidang budaya, entertain (hiburan), Zinonis Yahudi menghipnotis generasi muda dengan merusak moral dan akhlak mereka. Kehadiran Lady Gaga sarat dengan misi dekedensi moral, sebab dia mempromosikan kebebasan seksual, homoseksual dan lesbian. Kemunculan Lady Gaga merupakan symbol kemunculan generasi baru, masyarakat baru dengan cara hidup yang baru yang tidak lagi menjadikan agama dan hukum sebagai acuan tetapi masyarakat yang bebas ( free-society ), masyarakat yang menuja kebebasan dalam segala hal, bebas dari agama, bebas dalam politik, bebas dalam ekonomi, dan bebas dalam orientasi seksual, masyarakat homo dan lesbi, dan lain sebagainya. Itulah sebabnya kemunculan Lady Gaga merupakan rangkaian acara dari diluluskannya resolusi orientasi seksual di Persatuan Bangsa-Bangsa, dilanjutkan dengan disahkannya perkawinan sejenis di Amerika, kedatangan Irshad Manji yang mempromosikan Lesbian,sehingga semuanya mengarah kepada pembentukan masyarakat baru yang bebas, dan memuja syetan. Memuja syetan bukan dalam arti syetan secara fisik, tetapi pemujaan dengan dua cara yaitu bebas dari agama, dan bebas hawa nafsu, sebab itu merupakan senjata syetan dalam kehidupan.
Dengan menjadikan Lady Gaga sebagai idola, dengan mengizinkannya tampil di depan panggung, maka akibatnya nanti para remaja generasi muda bangsa akan menjadikan gaya hidupnya, pakaiannya, penampilannya, serta seks bebasnya, dan lain sebaaginya. (malahan generasi tua juga : terbuktinya banyaknya orangtua , pejabat, menjadi pendukung Konsert Lady Gaga ). Oleh sebab itu nanti akan muncul Generasi Lady Gaga , sebuah generasi yang mempunyai karakter baru , karakter yang kosong dari iman, agama, dan hukum, sesuai dengan namanya Lady Gaga ( Lady bermakna perempuan, sedang Gaga bermakna Kosong, sehingga Lady Gaga adalah perempuan kosong ). Kosong dari nilai-nilai agama, budaya dan hukum, sehingga menjadi generasi baru. Itulah sebabnya salah satu lagu yang akan ditampilkan adalah : “ Born This Way “ ( lahir gari jalan ini ) maksudnya Generasi yang kosong tersebut akan lahir dari jalan ini, cara hidup yang baru ini. Apakah jalan tersebut ? Itulah jalan hidup yang disebut dengan New Word Order ( Tatanan Baru Dunia ) yang selalu dilambangkan dengan lambang “mata satu “. Mata satu adalah lambang Lucifer ( Syetan ) itulah lambang Dajjal , yang juga disebut dengan “ Anti Christ “. Untuk melambangkan dirinya sebagai penyeru Dajjal, dan penyembah Syetan tersebut, maka dalam setiap penampilan Lady Gaga diatas panggung, sudah dapat dipastikan dalam aksinya mempertontonkan gerakan-gerakan si mata satu, sehingga sering terlihat Lady Gaga menutup matanya sebelah kanan dengan tangannya, dan membiarkan mata sebelah kirinya terbuka.
Bagi gerakan Zionis, tak perlu suatu masyarakat tidak perlu merobah agama atau keyakinannya, sebab mereka juga tidak akan merubah orang bukan yahudi untuk beragama yahudi, sebab agama yahudi hanya untuk orang yahudi. Bagi mereka, masyarakat bukan yahudi, walaupun memiliki agama lain tetapi yang penting mereka telah meribah pola pikir pola hidup, budaya yang tidak lagi ssuai dengan keyakinan dan agama myang dianuti. Penetrasi dan penjajahan cara hidup tersebut dilakukan lewat sosok yang digandrungi, diidolai dan digila-gilai, sehingga generasi ini meniru cara berpakaian sang idola yang yang telah dikendalikan. Sehingga penampilan, kebiasan , gaya hidup idola tersebut akan menguasai dan mengendalikan peminat, penggemar, pendukung dan pemujanya. Program ini sudah tertuang dalam protocolat yang berisi 24 pasal, dan diantara pasal yang berkaitan dengan pengrusakan generasi muda adalah : “ Rangkullah mereka “ binatang-binatang” ( maksud binatang dalam pasal tersebut adalah masyarakat yang bukan yahudi yang mereka anggap sebagai binatang ) yang suka mabuk, seangkan mereka dengan minuman keras, dan meminta hak yang berlebihan yang datang bersama dengan kebebasan. Tetapi hal ini bukan untuk kita (bangsa yahudi ) dan masyarakat kita untuk melakukannya. Masyarakat Goyim (bukan yahudi ) yang harus kita buai dengan minuman yang memabukkan, sehinga pemuda menjadi bodoh dan tidak mempunyai nilai-nilai moral sedikitpun. Hal ini semua dilakukan oleh agen-agen kita para tutor, pekerja-pekerja, pengasuh anak orang-orang kaya, dan lain sebagainya, dan juga oleh wanita-wanita penghibur di tempat-tempat keramaian yang selalu didatangi oleh masyarakat Goyim, dan juga oleh wanita-wanita yang selalu mendampingi mereka yang melakukan korupsi dan mereka yang hidup dalam kemewahan. ( Hensry Ford, International Jew, hal. 177 ).
Oleh sebab Lady Gaga merupakan icon perusak moral masyarakat, dan ratu gerakan anti agama, yang dikhawatirkan akan merusak generasi muda dunia, maka beberapa Negara asia seperti Korea, Jepang, Malaysia, menolak kedatatangannya disebabkan penampilan, gaya hidup, Lady Gaga tidak sesuai dengan nilai-nilai moral dan tradisi masyarakat Asia dan masyarakat Timur.
Gerakan Zionis-Illuminati juga mempunyai tujuan untuk menghancurkan nilai-nilai agama, sebagaimana tertuang dalam Protokolat 17, ayat 2 dinyatakan : “ Kita selala ini telah berusaha untuk menjatuhkan kependetaan masyarakat Goyim dan dengan demikian akan menghancurkan misi mereka di bumi yang sekarang ini “. Dalam Protokol 23 ayat 3 dinyatakan : “ Penguasa agung yang akan menggantikan semua penguasa yang ada sekarang ini, yang membawa keberadaan mereka diantara masyarakat yang telah dihancurkan moralnya oleh kita, masyarakat yang menolak segala kekuasaan bahkan menolak kekuasaan Tuhan “ . ( Henry Ford, International Jew, hal. 252). Anti Tuhan , dan anti agama inilah yang dimunculkan oleh Lady Gaga dalam lagunya : “ Alejandro” :….Don’t call my name, don’t call my name, Alejandro (Tuhan). I’m not your babe (anak), I’m not your babe (anak), Fernando (Yesus). Don’t call my name, don’t call my name, Roberto (Roh Kudus). Alejandro. Alejandro (Tuhan), just let me go.” Dalam penampilannya Lady Gaga akan memakai kostum yang bersimbolkan salib terbalik sebagai lambang Anti Yesus ( Antichrist ), anti agama. Karena lirik dan penampilan yang melecehkan symbol-simbol agama Kristen itulah maka masyarakat Kristen di beberapa Negara seperti korea, dan Filipina menolak kedatangan Lady Gaga. Jika masyarakat Kristen yang beragama Kristen, dan masyarakat china yang komunis saja menolak kedatngan Lady Gaga, maka sungguh suatu yang memalukan jika bangsa Indonesia yang bersila “ ketuhanan yang Maha Esa “ masih berdebat dengan konsert Lady Gaga, malahan tidak sedikit diantara tokoh-tokoh pendukung konsert tersebut mengaku beragama Islam, melakukan shalat, berkali-kali umrah tetapi masih tetap mendukung konsert pemujaan syetan dan anti agama, dengan alasan kebebasan berekspresi, dan lain sebagainya.
Wahai para pemimpin bangsa, para wakil rakyat, tokoh masyarakat , tokoh agama, siapkah anda melihat generasi muda bangsa akan datang menjadi generasi yang tidak bertuhan, yang memuja hawa nafsu syetan, sehingga menjadi generasi yang tidak bermoral, generasi homo dan lesbian, dan lain sebagainya. Siapkah anda untuk menjawab soal dari Tuhan di padang Mahsyar nanti, mengapa anda menyokong konsert Lady Gaga ? Siapkah anda menerima azab Tuhan baik di dunia dan di akhirat nanti? Jika anda sudah siap, silakan mendukung penampilan Lady Gaga, dan menontonnya, kalau perlu anda menjadi anak-anak Monster, sebab Lady Gaga mengaku sebagai “ibu Monster”, dan pengikutnya , pendukungnya, adalah anak-anak Monster (Little Monster ). Jika Negara-negara Asian China, Malaysia, Korea, Jepang begitu prihatin dengan dekadensi moral dan agama bagi generasi mendatang, mengapa kita berlagak mempunyai iman yang kuat, sehingga merasa walaupun konsert di gelar, kita tidak akan terpengaruh dengan pesan yang dibawa oleh Lady Gaga dalam lirik nyanyian dan penampilannya, sebagaimana dinyatakan oleh salah seorang tokoh agama nasional. Maukah kita nanti melihat generasi bangsa ini nanti akan menjadi anak-anak dan generasi Gaga ( generasi yang kosong ) dan generasi Monster yang memuja syetan dan hawa nafsu ? Naudzubillah min Dzalik. Fa’tabiru ya ulul albab.(Buletin Istaid Medan Jumat 25/5/2012)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s